RSS
Write some words about you and your blog here

Gender and Sexual Harassment

Pelecehan seksual merupakan bentuk dari deskriminasi seksual yang terdiri dari dua bentuk

diantaranya yaitu pelecehan seksual ‘quid pro quo harassment (I give, You give)’ yang sifatnya

timbal balik yang dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dalam dunia kerja dan

pelecehan seksual dalam bentuk kondisi lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi kinerja

pegawai misalnya lelucon, ejekan dan komentar seksual. Tetapi pada intinya ruang lingkup

yang ditekankan pada artikel ini adalah pelecehan seksual yang terjadi pada wanita yang

kurang atau tidak diterima pada lingkungan kerja tertentu atau tidak dihargai oleh grup

tertentu.

Dua pendekatan yang dilakukan untuk melakukan penilaian atau pengukuran tindakan

pelecehan seksual. Pertama adalah SEQ (Sexual Experiences Questionaire) yang menilai

pelecehan seksual secara psikologi seperti rasa kurang nyaman dalam lingkungan kerja atau

dalam organisasi akibat lelucon seksual. Kedua adalah ISH (Inventory of Sexual Harassment)

yang menilai pelecehan seksual dalam bentuk tingkah laku.

Tetapi kadang pada situasi tertentu yang menggunakan wanita sebagai objek untuk menarik

keuntungan disuatu lingkungan kerja tidak dapat dikategorikan sebagai pelecehan seksual.

Contohnya, pelayan bar wanita harus menggunakan rok pendek ketat dan pelanggan yang

memesan minuman bar dengan bahasa seksual. Hal ini tidak dikategorikan sebagai pelecehan

seksual karena hal ini tidak melanggar ras, norma dan kebijakan yang diterapkan oleh

organisasi atau lingkungan kerja.

Teori dan penjelasan tentang pelecehan seksual, terutama alasan dan kondisi yang

menyebabkan terjadi pelecehan seksual. Teori dan penjelasan ini dibagi menjadi 3; dari sisi

sosial, organisasi dan sisi individu. Pada sisi sosial menjelaskan tentang bagaimana kadudukan

wanita terhadap pria di dalam lingkungan kerja dan masyarakat dan juga status individu. Di

dalam organisasi, terdapat jabatan dan status yang merepresentasikan kekuatan sehingga

0 komentar:

Poskan Komentar